Berita

Perdana Menteri Senegal Amadou Ba/Net

Global

Presiden Senegal Calonkan PM Amadou Ba Sebagai Capres 2024

MINGGU, 10 SEPTEMBER 2023 | 14:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menjelang pemilu yang dijadwalkan berlangsung pada 2024 mendatang, Presiden Senegal Macky Sall secara resmi mengumumkan penunjukan Perdana Menteri Amadou Ba sebagai calon presiden.

Keputusan ini diambil oleh Sall pada Sabtu (9/9), sebagai bagian dari upaya koalisi berkuasa Benno Bokk Yakaar (BBY) untuk memenangkan pemilihan tersebut.

“Kriteria seleksi didasarkan atas keterampilan profesional, rekam jejak karier yang beragam, sifat rendah hati, dan kemampuan mendengarkan yang dimiliki Ba. Dalam semangat inilah kami memilih Amadou Ba,” kata Sall dalam pernyataannya.


Menurut Sall, keputusan itu merupakan hasil dari konsultasi luas yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pertimbangan terhadap pemilihan pendahuluan yang telah ditolak sebelumnya oleh beberapa kandidat dan pemimpin koalisi.

Berdasarkan laporan yang dimuat TRT World pada Minggu (10/9), Amadou Ba, yang berusia 62 tahun, sebelumnya diketahui pernah menjabat sebagai menteri perekonomian dan menteri luar negeri Senegal. Ia juga dikenal sebagai seorang ahli perpajakan, yang pada September tahun lalu diangkat menjadi perdana menteri.

Sall memutuskan untuk tidak mencalonkan diri kembali untuk masa jabatan ketiga pada Juli, setelah kerusuhan yang disertai kekerasan terjadi di negara Afrika Barat itu, sehingga membuka peluang besar bagi calon pemimpin baru untuk memimpin negara itu.

Dalam pernyataannya, Presiden Sall menyebutkan bahwa Amadou Ba akan menjadi tokoh yang akan menyatukan partai dan koalisi, serta akan memastikan kelanjutan kebijakan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang telah diterapkan selama ini.

Partai BBY sebelumnya diketahui mengalami kekalahan dalam pemilihan legislatif Juli lalu, dengan hanya berhasil memperoleh mayoritas 82 kursi dari total 165 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat, dibandingkan dengan 125 kursi yang mereka menangkan dalam pemilihan legislatif 2017.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya