Berita

Pemimpim AMEA Power, Hussain Al Nowais/Net

Bisnis

Perusahaan Energi di Dubai Bangun Pabrik Hidrogen Hijau di Kenya

JUMAT, 08 SEPTEMBER 2023 | 13:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah pabrik hidrogen hijau dan ramah lingkungan akan dibangun perusahaan energi terbarukan AMEA Power di Pelabuhan Mombasa, Kenya.

AMEA Power merupakan perusahaan yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Mereka bergabung dalam proyek energi terbarukan pemerintah di Afrika senilai 4,5 miliar dolar AS atau Rp 69 triliun.

Ketua AMEA, Hussain Al Nowais, mengatakan pabrik hidrogen di Kenya akan menjadi yang pertama di negara Afrika Timur.


Pabrik itu disebutnya akan memproduksi sumber-sumber bersih tanpa emisi karbon, untuk menghasilkan gas hidrogen hijau.

Nantinya, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Mombasa akan menggunakan hidrogen hijau yang dihasilkan dari pabrik sebagai bahan bakarnya.

"Gas hidrogen hijau yang dihasilkan, pada akhirnya dapat menggantikan gas alam sebagai bahan bakar," ungkapnya, seperti dikutip dari Al Arabiya pada Jumat (8/9).

Untuk tahap pertama, kata Al Nawais, pabrik hidrogen kenya akan memulai operasinya dengan membuat elektroliser berkapasitas satu gigawatt.

"Mari kita mulai dengan satu gigawatt dan lihat bagaimana keadaan dunia sebelum saya mulai memberikan miliaran dolar,” ujarnya.

Perusahaan milik keluarga ini juga menjajaki kemungkinan mendirikan pabrik hidrogen di Djibouti, yang terletak dekat dengan jalur pelayaran utama, Terusan Suez.  

Selain UEA, negara lain di kawasan seperti Afrika Selatan, Namibia, Mauritania, Maroko, dan Mesir juga sedang mengembangkan pabrik hidrogen hijau.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya