Berita

Diskusi publik Jaringan Merah Putih (JMP) 08 bertajuk "Kenapa Aktivis Dukung Prabowo?", di Rumah Pemenangan Relawan Prabowo, di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/9)/RMOL

Politik

Prabowo Disarankan Ikuti Jejak Jokowi Rekrut Tokoh NU jadi Cawapres

RABU, 06 SEPTEMBER 2023 | 16:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bakal calon presiden (Bacapres) Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto disarankan mengikuti jejak Presiden Joko Widodo, khususnya dalam hal memilih bakal calon wakil presiden (Bacawapres) dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU).

Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta, Husni Mubarok yang menyarankan hal tersebut dalam diskusi publik Jaringan Merah Putih (JMP) 08 bertajuk "Kenapa Aktivis Dukung Prabowo?", di Rumah Pemenangan Relawan Prabowo, di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/9).

"Karena secara nama Koalisi Indonesia Maju, sama dengan nama kabinet Presiden Jokowi, harapan nahdliyin, kalau 2019 Pak Jokowi bersama Kiyai Maruf Amin, 2024 bisa bersama kaum Nahdliyin lagi," ujar Husni.


Aktivis Forkot UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai, alasan Presiden Jokowi merekrut Maruf Amin di Pilpres 2019 karena basis pemilih yang banyak.

Pasalnya, dia sebagai warga nahdliyin tak memungkiri NU terbagi menjadi 3 kelompok yang memungkinkan punya pandangan politik berbeda.

"(Kelompok) pertama adalah politik, yaitu PKB. Kedua ada (NU) struktural. Ketiga ini paling menarik, yaitu NU kultural. Jadi kiai kampung, Ponpes itu tidak menjadi bagian dari NU politik dan NU struktural," demikian Husni menambahkan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya