Berita

Tembok Besar China yang dirusak untuk membuat jalan pintas/Net

Dunia

Tembok Besar China Dilubangi Pakai Ekskavator untuk Jalan Pintas

SELASA, 05 SEPTEMBER 2023 | 16:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Salah satu keajaiban dunia, Tembok Besar China, dilaporkan telah dirusak agar bisa membuat jalan pintas.

Menurut laporan CCTV pada Selasa (5/9), dua orang ditahan karena menggali lubang di Tembok Besar China menggunakan ekskavator dan menimbulkan kerusakan permanen.

Polisi di Provinsi Shanxi menelusuri jejak yang dibuat oleh mesin yang digunakan untuk menggali jalan pintas melalui bagian tembok. Para tersangka mengakui saat ditanyai bahwa mereka telah menggunakan alat penggali untuk membuat jalan pintas demi bisa membuat jalan pintas.


Bagian yang terkena dampak, terletak sekitar enam jam perjalanan ke arah barat pusat kota Beijing.

Tembok Besar China dibangun selama Dinasti Ming pada abad ke-14 hingga abad ke-17 untuk mencegah penjajah asing. Tembok ini terbagi menjadi beberapa bagian yang total membentang sepanjang ribuan kilometer, dimulai pada abad ketiga SM dan berlanjut selama berabad-abad.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya