Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Huawei Buka Pusat Data Cloud di Arab Saudi

SELASA, 05 SEPTEMBER 2023 | 13:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebagai bagian dari upaya untuk memperluas penawaran layanan online di Timur Tengah, salah satu perusahaan teknologi terkemuka asal China, Huawei, mengumumkan pembukaan pusat data cloud di Riyadh, ibu kota Arab Saudi pada Senin (4/9) waktu setempat.

Huawei mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pusat baru tersebut akan menjadi pusat data inti untuk Layanan Cloud Huawei di Timur Tengah, Asia Tengah dan Afrika, yang menawarkan layanan cloud yang inovatif, andal, aman, dan berkelanjutan.

Pernyataan tersebut menjelaskan, pusat data baru di Riyadh akan menyediakan berbagai layanan cloud, termasuk infrastruktur, database, data besar dan kecerdasan buatan, dan lain-lain.


Memuji Huawei sebagai mitra yang membanggakan Arab Saudi dalam kemajuan teknologinya, Haitham bin Abdul Rahman Al-Ohali, wakil menteri komunikasi dan teknologi informasi Saudi, mengatakan raksasa teknologi Tiongkok itu telah bekerja sama dengan kementerian, penyedia layanan lokal, dan perusahaan serta universitas dalam berbagai upaya kolektif menuju transformasi digital.

“Kami menantikan dampak transformatif dari pusat data baru ini terhadap ekosistem digital kami, menciptakan jalan baru untuk inovasi dan pertumbuhan,” katanya, seperti dikutip dari CGTN, Selasa (5/9).

Wakil presiden senior Huawei dan presiden Huawei Wilayah Timur Tengah dan Asia Tengah, Steven Yi, memuji lingkungan bisnis di Arab Saudi.

“Ciptakanlah lingkungan yang menarik, dan Anda akan menarik investor-investor terbaik. Hal ini tidak dapat disangkal berlaku bagi Arab Saudi, sebuah negara yang secara konsisten menarik investor-investor terkemuka,” kata Yi.

Huawei Technologies adalah perusahaan teknologi multinasional China yang berkantor pusat di Shenzhen, Guangdong.

Perusahaan ini merancang, mengembangkan, memproduksi dan menjual peralatan telekomunikasi, elektronik konsumen, perangkat pintar, dan berbagai produk tenaga surya atap.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya