Berita

Koordinator Forum Diskusi Relawan Jokowi (FDRJ) Gus Sholeh Mz/RMOL

Politik

Bukan Karena Anak Jokowi, Kepemimpinan Gibran Dinilai Layak Jadi Cawapres 2024

SABTU, 02 SEPTEMBER 2023 | 23:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka diyakini bakal menjadi calon wakil Presiden (cawapres) pada Pilpres 2024 nanti. Sebab, Gibran sangat layak dan mumpuni untuk menjadi pemimpin nasional di masa mendatang.

Demikian disampaikan Koordinator Forum Diskusi Relawan Jokowi (FDRJ) Gus Sholeh Mz dalam sebuah webinar bertajuk “Gibran Primadona Cawapres 2024”, pada Sabtu (2/9).

“Kita para relawan ini terus bergerak agar Mas Gibran ini bisa menjadi cawapres di 2024,” kata Gus Sholeh.


Gus Sholeh menyebut, Gibran sangat layak menjadi cawapres karena telah menorehkan prestasi gemilang saat memimpin Kota Solo. Salah satunya, pemerintah Kota Solo mengakomodir dan memberikan ruang kepada enam agama yang ada di Indonesia untuk melakukan ekspresi keagamaannya.

“Ini menunjukkan Garuda kita Pancasila dijunjung tegak bhinneka tunggal Ika. Tepuk tangan untuk Mas Gibran. Dan juga banyak lagi hal-hal yang lainnya ini tidak bisa diper sebutkan satu persatu,” tuturnya.

Atas dasar itu, Gus Sholeh menegaskan bahwa Gibran memang layak menjadi cawapres di Pilpres 2024.

“Bukan hanya karena Gibran ini anaknya Pakde Jokowi, akan tetapi Gibran benar-benar memiliki karakter pemimpin yang luar biasa,” pungkasnya.

Turut hadir dalam webinar ini simpul-simpul relawan Jokowi dan relawan Gibran. Antara lain Solmer (solidaritas merah putih), WLJ (We Love Jokowi), Bara JP, LAMP (lembaga advokasi merah putih), Sapulidi Nusantara, Bolone Mase, dan Pernusa (Perjuangan Rakyat Nusantara).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya