Berita

Ilustrasi pembelian Pertalite di SPBU/Net

Politik

Siap-siap, Pertalite Bakal Hilang Tahun Depan

RABU, 30 AGUSTUS 2023 | 18:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bahan bakar jenis Pertalite tak akan lagi bisa dinikmati masyarakat pada tahun depan. Ini merupakan dampak dari rencana Pemerintah untuk tidak lagi menjual BBM dengan Research Octane Number (RON) di bawah 92 pada 2024. BBM RON 92 tak lain adalah Pertamax.

“Kita dulu, dua tahun lalu, mulai program Langit Biru. Program pertama adalah menaikkan BBM subsidi dari Ron 88 menjadi RON 90. Ini kita lanjutkan sesuai dengan rencana program Langit Biru tahap dua di mana BBM subsidi kita naikan dari RON 90 ke RON 92,” kata Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati, dalam rapat kerja bersama Komisi VII, Selasa (30/9).

Nicke menjelaskan, dalam aturan KLHK menyatakan bahwa RON yang boleh dijual di Indonesia di minimal angka 91. Jika menginginkan langit biru, maka sudah saatnya Indonesia beralih dari RON 90 ke RON 92.


“Jadi itu sudah sangat pas, dari aspek lingkungan kedua mandatory bioetanol, bioenergi, bisa kita penuhi, dan ketiga kita menurunkan impor gasoline,” tuturnya.

Kemudian, lanjut Nicke, pada 2024 Pertamina juga akan mengeluarkan produk bernama Pertamax Green 92, yang merupakan campuran Pertalite dengan etanol.

“Jadi tahun depan hanya akan ada tiga produk, pertama adalah Pertamax Green 92, campuran RON 90 dengan 7 persen etanol atau E7. Kedua adalah Pertamax Green 95, mencampur Pertamax RON 92 dengan 8 persen etanol, dan ketiga adalah Pertamax Turbo. Ada dua green gasoline yang akan menjadi produk dari Pertamina,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya