Berita

Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dengan tema “Perubahan Paradigma Kurikulum dan Penilaian di Era Kurikulum Merdeka” di Perguruan Muhammadiyah Parakan, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (26/8)/Ist

Politik

Dikdasmen PNF Muhamamdiyah: Penyesuaian Terhadap Metode Kurikulum Penting Dilakukan

SABTU, 26 AGUSTUS 2023 | 23:09 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Pengembangan kurikulum adalah suatu keniscayaan yang harus dilakukan untuk memberikan perbaikan terhadap mutu pendidikan di Indonesia.

Begitu dikatakan Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen PNF) Pengurus Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan Ahmad Taofik Saimima.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Taofik dalam Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dengan tema “Perubahan Paradigma Kurikulum dan Penilaian di Era Kurikulum Merdeka” di Perguruan Muhammadiyah Parakan, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (26/8).


"Penyesuaian terhadap metode dan perkembangan dalam kurikulum tersebut menjadi sangat penting untuk dilakukan, hal ini dalam rangka menghasilkan lulusan peserta dengan kualitas yang mampu bersaing global," kata Taofik.

Lanjutnya, efektivitas kurikulum memerlukan strategi yang jitu dalam rangka mengeksekusi kurikulum secara lebih komprehensif.

Menurut Taofik, kurikulum merdeka juga dapat memberikan keleluasaan kepada pendidik untuk menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar.

Adapun acara tersebut dilaksanakan dalam rangka memecahkan dan meletigasi persoalan-persoalan yang terdapat dalam kurikulum merdeka.

Harapannya, di kemudian hari dapat diimplementasikan degan tepat dan sesuai dengan tujuan Muhammadiyah dan pendidikan nasional.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya