Berita

Ketua Sepak Bola Spanyol Luis Rubiales saat memberikan selamat kepada pemain timnas wanita Spanyol/Net

Sepak Bola

Menolak Mundur setelah Cium Bibir Pemain Timnas, Ketua Sepak Bola Spanyol Siapkan Serangan Balik

JUMAT, 25 AGUSTUS 2023 | 19:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keinginan berbagai pihak agar Ketua Sepak Bola Spanyol Luis Rubiales mundur dipastikan tidak akan terlaksana.

Rubiales dengan tegas menyatakan hal itu pada Jumat (25/8), bahwa dia tidak akan berhenti dari jabatannya, setelah seminggu mendapat kritik luas atas tindakannya mencium pemain Jenni Hermoso di bibirnya saat merayakan kemenangan Spanyol di Piala Dunia Wanita 2023.

“Saya tidak akan mengundurkan diri, saya tidak akan mengundurkan diri, saya tidak akan mengundurkan diri,” teriak Rubiales sebanyak tiga kali pada pertemuan darurat federasi sepak bola, seperti dikutip dari AFP.


"'Kecupan' konsensus sudah cukup untuk mengeluarkan saya dari sini? Saya akan berjuang sampai akhir," tambahnya.

Rubiales, 46 tahun, diperkirakan akan mengundurkan diri sebagai presiden federasi sepak bola Spanyol (RFEF) setelah para menteri dan tokoh olahraga menuntut pengunduran dirinya dan badan sepak bola dunia FIFA membuka proses disipliner terhadapnya.

Dia mengatakan tekanan yang diterimanya minggu ini dari politisi dan klub adalah upaya untuk membunuh karakternya di depan umum dan mengatakan dia akan membela diri dengan mengambil tindakan terhadap orang-orang tersebut.

Ketua RFEF mengklaim ciumannya di bibir Hermoso adalah atas dasar suka sama suka dan dilakukan dengan semangat yang sama seperti mencium anaknya.

“Itu adalah ciuman yang spontan, saling menguntungkan, euforia, dan suka sama suka,” kata Rubiales.

Rubiales kemudian mencela apa yang disebutnya sebagai feminisme palsu dan mengatakan dia telah “diburu” sejak menjabat pada Mei 2018.

“Ketika saya melakukan kesalahan, itu menyakitkan saya dan saya meminta maaf,  namun saya tidak pantas menerima perburuan yang telah saya derita selama lima tahun, setiap hari selama lima tahun," kata Rubiales.

Ia menekankan akan terus berjuang seperti yang diajarkan orang tuanya, pelatihnya, serta rekan satu tim.

Rubiales mengacu pada kritiknya dan menegaskan ciumannya tidak bisa dibandingkan dengan kekerasan seksual.

"Demi Tuhan, apa yang akan dipikirkan oleh perempuan yang benar-benar mengalami pelecehan seksual?" kata Rubiales.

Penolakannya untuk mengundurkan diri dan pidatonya yang berapi-api memicu reaksi cepat dari para politisi.

“Apa yang kita lihat hari ini di majelis federasi tidak dapat diterima,” tulis Wakil Perdana Menteri Kedua Yolanda Diaz di jejaring sosial X.

“Pemerintah harus bertindak dan mengambil tindakan segera: impunitas atas tindakan macho sudah berakhir. Rubiales tidak bisa terus menjabat," ujarnya.

Dewan Tinggi Olahraga Spanyol (CSD) mengatakan pada awal pekan ini bahwa mereka akan mengambil tindakan terhadap Rubiales jika federasi sepak bola gagal melakukannya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya