Berita

Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Muhammad Abdullah Syukri/RMOL

Politik

Tutupi Kekurangan, Capres Harus Pandai Cari Pendamping

SELASA, 22 AGUSTUS 2023 | 23:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tiga figur yang saat ini digadang-gadang menjadi bakal Capres 2024 merupakan putra terbaik yang dimiliki bangsa Indonesia. Mereka adalah Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Muhammad Abdullah Syukri, ketiga sosok ini merepresentasikan karakter kepemimpinan yang beragam.

Hal ini diungkapnya saat menjadi narasumber  diskusi Republik Ayam Jago yang digagas Kantor Berita Politik RMOL.


Acara yang dipandu Arief Poyuono ini juga menghadirkan Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Arjuna Putra Aldino.

"Pak Prabowo melalui kepemimpinan militer, kemudian Pak Anies dari kepemimpinan akademik, dan Pak Ganjar dulu lawyer lalu legislatif kini eksekutif. Jadi mereka semua kader terbaik," katanya, Selasa (22/8).

Dalam perhelatan Pilpres 2024, kata dia, salah satu aspek krusial yang sering kali menjadi sorotan adalah kemampuan calon presiden memilih pendamping yang tepat. Para Capres pun harus pandai memilih pasangannya agar dapat saling melengkapi dan menutupi kekurangan.

"Pak Prabowo dengan background militer, tidak cukup hanya mengandalkan itu, maka harus ada kekuatan sipil," sambung Ketum PMII.

Adapun untuk Ganjar pranowo yang berlatar belakang nasionalis dan diusung oleh PDI Perjuangan, disarankan memilih pendamping dari kalangan agamis.

"Lalu Anies, (cawapres disarankan) dari jaringan yang bisa bekerja cepat karena akademisi biasanya terlalu banyak pertimbangan, karena harus riset dulu," pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

KKB dan Ancaman Nyata terhadap Kemanusiaan di Papua

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:59

Telkom Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Layanan Telekomunikasi

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:40

Salat Id Sambil Menikmati Keindahan Gunung Sumbing dan Sindoro

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:19

PKS Minta DPR dan Pemerintah Rombak APBN 2026

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:55

Ketika Gerakan Rakyat Kehilangan Akar

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:35

BGN Perketat Pengawasan Sisa Pangan dan Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:15

Tokoh Perempuan Dorong Polri Telusuri Dugaan Aliran Dana Asing

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:59

Arsitek Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu di Timor Leste

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:33

Pertemuan Prabowo-Megawati Panggilan Persatuan di Tengah Kemelut Global

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:13

Pengamanan Selat Bali

Jumat, 20 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya