Berita

Nampak perbukitan West Kelowna, British Columbia, Kanada, yang dilalap api pada 17 Agustus 2023/Net

Dunia

Kebakaran Hutan Kanada Kian Meluas, Seluruh Warga Yellowknife dan Kelowna Dievakuasi

SABTU, 19 AGUSTUS 2023 | 10:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang telah memerintahkan seluruh penduduk di Kota Yellowknife, Kanada, untuk meninggalkan rumah mereka demi menghindari ancaman kebakaran besar, sementara keadaan darurat telah diumumkan di Kelowna, British Columbia.

Api dan asap terlihat dari Kelowna Barat, dan asap memenuhi lembah yang mengelilingi danau. Sebelumnya wilayah udara di kawasan itu telah ditutup untuk membuka jalan bagi pengebom air.

Kelowna Barat adalah kota berpenduduk 36.000 orang yang terletak sekitar 300 kilometer (180 mil) di timur Vancouver.


Evakuasi juga dilakukan di sebelah utara Kelowna, sebuah kota dengan populasi sekitar 150.000 juga di Danau Okanagan.

Ini adalah situasi mengerikan yang belum pernah terjadi, seperti yang diungkapkan Perdana Menteri British Columbia David Eby saat mengumumkan keadaan darurat.

"Kami menghadapi musim kebakaran terburuk dalam sejarah provinsi kami," katanya.

"Situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini memuncak malam ini. Hanya dalam 24 jam terakhir, situasinya telah berkembang dan memburuk dengan sangat cepat," tambahnya.

Puluhan ribu warga memiliki waktu yang singkat untuk segera mengungsi.

Pada Kamis, lebih dari 1.500 orang dievakuasi dengan pesawat. Saat ini, 22 pesawat tambahan dijadwalkan untuk membantu warga meninggalkan kediaman mereka.

Menurut laporan Reuters, sekitar 65 persen dari 46.000 populasi Wilayah Barat Laut diperkirakan akan dievakuasi.

Para pejabat mengatakan api bisa menjalar ke kota akhir pekan ini.

"Ada kemungkinan bahwa api ini mencapai pinggiran Yellowknife pada akhir pekan didorong oleh angin barat laut dan barat laut barat laut," kata badan pemadam kebakaran Wilayah Barat Laut.

“Upaya pemadaman kebakaran yang berhasil telah menahan perkembangan yang berarti selama dua hari terakhir," lanjutnya.

Petugas pemadam kebakaran terus memadamkan lebih dari 200 titik api di wilayah tersebut.

Badan itu mengatakan akan ada dua hari angin yang berpotensi mendorong api menuju Ingraham Trail.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengadakan pertemuan dengan kelompok tanggap insiden pada Kamis untuk membahas kebakaran dan dampaknya terhadap infrastruktur.

Para ahli mengatakan perubahan iklim telah memperburuk kebakaran hutan, yang banyak dialami Kanada tahun ini. Lebih dari 13,7 juta hektar telah terbakar musim ini, dengan asap melayang ke AS dan bahkan melintasi Samudra Atlantik menuju Eropa.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya