Berita

Menteri Pertahanan Belarusia Viktor Khrenin/Net

Dunia

Perang Ukraina Bisa Meluas, Pertempuran Belarusia vs NATO Sangat Mungkin Terjadi

KAMIS, 17 AGUSTUS 2023 | 15:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Melihat perkembangan konflik militer Ukraina dan Rusia dalam 18 bulan terakhir, potensi ekslasi langsung antara Belarusia dan NATO diperkirakan sangat mungkin terjadi.

Begitu yang disampaikan Menteri Pertahanan Belarusia Viktor Khrenin dalam Konferensi Keamanan Internasional di Moskow, seperti dimuat Mehr News pada Rabu (16/8).

Menurut Khrenin, konflik Ukraina telah berubah menjadi konfrontasi antara Barat dan Timur. Terlebih sekutu Barat serempak meningkatkan anggaran militer mereka secara signifikan.


"Kemungkinan bentrokan militer langsung dengan NATO di masa depan sangat jelas bisa terjadi," ungkapnya.

Khrenin membela penempatan senjata nuklir Belarusia sebagai bagian dari faktor pencegahan strategi yang efektif.

"Bukan kebetulan bahwa Belarusia menganggap penempatan nuklir taktis sebagai upaya pencegahan," tegasnya.

Pada Maret lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan penempatan senjata nuklir taktis di Belarusia sebagai tanggapan atas penyediaan uranium beracun yang akan dikirimkan Inggris ke Ukraina.

Moskow berjanji akan menarik nuklirnya dari Minsk jika Barat juga melakukan hal yang sama atas senjata dan peralatan militernya di Kyiv.

Sementara itu, Barat mengklaim bahwa selama ini mereka tidak secara langsung terlibat dalam perang Ukraina. Itu dibuktikan dengan penolakan mereka untuk mengirim jet tempur dan rudal jarak jauh utama yang dikhawatirkan mampu memperkeruh situasi perang.

Kendati demikian, total bantuan senjata Barat untuk Ukraina diperkirakan sudah mencapai 100 miliar dolar atau Rp 1.537 triliun.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya