Berita

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah/RMOL

Politik

Pemerintah Targetkan APBN 2024 5,2 Persen, Said Abdullah: Kalau Lakukan Best Effort Bisa 5,3 Persen

RABU, 16 AGUSTUS 2023 | 23:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah menargetkan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) 2024 di angka 5,2 persen. Angka tersebut lebih kecil dibanding tahun ini yang ditargetkan 5,3 persen.

Alhasil, Presiden Joko Widodo pun dianggap pesimistis dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun depan.

Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah menuturkan, pemerintah seharusnya bisa menargetkan 5,3 persen asal mampu memberikan upaya yang maksimal.


“Bukan (pesimistis), pemerintah optimistis di 5,2 (persen). Tapi kalau pemerintah melakukan best effort, bisa 5,3 (persen),” kata Said kepada wartawan, di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (16/8).

Menurutnya, pemerintah mampu menaikkan target APBN 2024, lantaran Indonesia tahun depan bakal menghadapi Pemilu, dan akan banyak spending dari masyarakat.

“Karena tahun depan itu Februari pemilu, November 2024 Pilkada serentak. Semua kontestan membelanjakan duitnya, semua calon bupati, calon walikota, punya sumbangsih untuk menggerakkan ekonomi masyarakat bawah,” papar Legislator PDI Perjuangan ini.

Disinggung mengenai target 5,3 persen pada 2023 bisa naik karena didorong sektor perpolitikan, Said mengatakan tidak perlu dikaitkan dengan hal politis.

“Kan tinggal nambah 0,001. Jangan ditarik-tarik miring lah. Pertanyaannya, masa karena politik tiba-tiba nambah, enggaklah,” tutupnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya