Berita

Zulkifli Hasan, Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, dan Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Karena Elektabilitas Prabowo, PAN dan Golkar Akhirnya Gabung KKIR

SELASA, 15 AGUSTUS 2023 | 19:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Elektabilitas Prabowo Subianto yang mentereng menjadi faktor penting bergabungnya Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang digawangi Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Elektabilitas Prabowo yang tinggi menjadi magnet elektoral bagi Golkar dan PAN untuk bergabung," kata Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan kepada wartawan, Selasa (15/8).

Yusak mengatakan, parpol yang sudah bergabung dalam koalisi pendukung Prabowo, memiliki basis massa solid. PAN dengan kader-kader anak muda dan artisnya tentu sangat menguntungkan Prabowo dalam pendekatan di kalangan generasi muda.


Menurutnya, basis massa yang jelas membuat Prabowo sangat memungkinkan memenangkan Pilpres 2024 dengan mesin politik yang dimiliki PAN.

"PAN bisa menggerakkan mesin politiknya secara powerfull untuk memenangkan Prabowo," tuturnya.

Selain itu, Golkar yang ikut mendeklarasikan dukungan sangat mampu membuat Prabowo menjadi sosok yang kuat sebagai capres di Pilpres 2024. Menurutnya, dengan pengalaman Golkar di pemerintahan sangat mampu membantu Prabowo mengelola sistem pemerintahan selanjutnya.

"Caleg-caleg petarung juga dimiliki Golkar, inilah yang bisa menjadi mesin politik pemenangan Prabowo di masing-masing daerah pemilihan," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya