Berita

Menara Kujang Sapasang hasil kolaborasi Pemprov Jabar, Pemkab Sumedang dan bank bjb diresmikan pada Minggu (13/8)/Ist

Bisnis

Bareng Pemprov Jabar, bank bjb Resmikan Menara Kujang Sapasang

SELASA, 15 AGUSTUS 2023 | 17:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menara Kujang Sapasang di kawasan Bendungan Jatigede resmi menjadi ikon baru Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Diresmikan pada Minggu (13/8), ikon wisata ini merupakan hasil kolaborasi Pemprov Jabar dan Pemkab Sumedang bersama bank bjb melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Peresmian Menara Kujang Sapasang dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil; Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir; dan Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi.


“Kami harap pengembangan infrastruktur wisata dari hasil kolaborasi ini dapat mendongkrak perekonomian, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Yuddy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/8).

Selain melalui CSR, bank bjb juga memberikan dukungan melalui pemanfaatan digital banking menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk pembelian tiket maupun transaksi di tenant di area Menara Kujang Sapasang.

Didesain langsung oleh Gubernur Ridwan Kamil, Menara Kujang Sapasang tak hanya memanjakan wisatawan yang ingin menikmati pemandangan indah Bendungan Jatigede dengan jembatannya yang ikonik. Objek wisata ini juga menjadi pusat kebudayaan Sunda.

Di dalam Museum Kujang, terdapat beragam jenis senjata khas masyarakat Sunda. Kompleks wisata ini disempurnakan dengan Masjid Al Kamil di pesisir Bendungan Jatigede.

Taman Seribu Cahaya juga menjadi pilihan destinasi wisata baru bagi masyarakat Jawa Barat. Taman ini didesain terbuka yang memungkinkan pengunjung untuk menikmati momen matahari terbit dan tenggelam di tengah pemandangan Bendungan Jatigede, Gunung Ciremai, hingga Gunung Tampomas.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya