Berita

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono/Ist

Politik

MA Tolak PK Moeldoko, Demokrat Jakarta Makin Terpacu Menangkan Pemilu 2024

KAMIS, 10 AGUSTUS 2023 | 20:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak peninjauan kembali (PK) Moeldoko yang menggugat kepengurusan Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disambut dengan rasa syukur oleh Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono. Menurutnya, Hakim MA sudah sepantasnya menolak PK Moeldoko yang akan membegal Partai Demokrat.

"Demokrat Jakarta bersyukur dan menyambut baik putusan tersebut dan semakin menambah motivasi untuk mencapai kemenangan bersama 2024," kata Mujiyono dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (10/8).

Mujiyono memastikan, Moeldoko tidak pernah menjadi anggota Partai Demokrat. Sehingga, rencana kubu Moeldoko untuk membegal Partai Demokrat sudah bertentangan dengan AD/ART partai sejak awal.


"Karena sesuai UU Partai Politik, pengurus parpol harus anggota parpol tersebut. Sementara KSP Moeldoko tidak pernah menjadi anggota Partai Demokrat. Alhamdulillah, ini kekalahan Moeldoko yang ke-17 kali melawan Partai Demokrat. Penolakan PK Moeldoko ini memberikan semangat bagi kader untuk memperjuangkan perubahan dan perbaikan," tutur Mujiyono.

Dalam amar putusan perkara nomor 128PK/TUN/2023, majelis hakim Mahkamah Agung menolak PK Moeldoko pada hari ini, Kamis (10/8). Sebagaimana dikutip dari laman resmi Kepaniteraan Mahkamah Agung.

Jurubicara Mahkamah, Agung Suharto, membenarkan penolakan MA atas PK kubu Moeldoko tersebut.

Bahkan, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono turut membacakan amar putusan MA itu yang disebarluaskan melalui cuplikan video yang diunggah akun media sosial Partai Demokrat.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Prabowo Tetap Hadiri Peluncuran Buku Bahlil Meski Sedang Flu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:26

KPK Panggil Pengelola Wisma Atlet Buntut Kasus Korupsi Bea Cukai

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:23

Sudaryono Diyakini Mampu Benahi Tata Kelola Program MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:20

Jangan Cepat Puas, Pengangguran Turun tapi Kualitas Pekerjaan Masih jadi PR

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:14

KPK Panggil Petinggi PAN Rejang Lebong di Pengembangan Kasus Bengkulu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:04

Belum Ada Rencana Reshuffle, Istana Utamakan Isi Jabatan yang Kosong

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:54

BPK: Opini WTP Bukan Tujuan Akhir, Tata Kelola Harus Terus Diperkuat

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:42

Spoiler One Piece Chapter 1190: Duel Gaban vs Imu Memanas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:22

Istana Benarkan Destry Damayanti Masuk Bursa Gubernur BI

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:17

Daftar Harga Pertamax Terbaru di SPBU Pertamina Seluruh Indonesia

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya