Berita

Rapat koordinasi persiapan Piala Dunia U-17/Ist

Sepak Bola

Pemprov DKI dan Kementerian PUPR Kolaborasi Sempurnakan JIS

RABU, 09 AGUSTUS 2023 | 20:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Indonesia menjadi negara Asia Tenggara pertama yang dipercaya sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17.

Untuk menyukseskan gelaran bergengsi pada November mendatang, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menghadiri rapat koordinasi di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/8).

Rapat dihadiri Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, dan Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim.
 

 
Pertemuan digelar dalam rangka percepatan perbaikan dan pembangunan stadion untuk Piala Dunia U-17. Salah satunya Jakarta International Stadium (JIS) yang akan terus disempurnakan, seperti rumput dan akses menuju stadion.
 
"Tadi sudah dijelaskan Pak Menteri, di dalam (stadion) rumput itu kewenangan Pemprov DKI (yang merenovasi), termasuk bagian luar, yakni akses dari timur ke barat juga dilakukan penyempurnaan. Sementara untuk jembatan penyeberangan dan lainnya kewenangan Menteri PUPR," kata Heru.
 
Secara teknis, proses penyempurnaan stadion dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai pengelola JIS. Untuk itu Heru meminta agar proses penyempurnaan selesai lebih cepat.

“Makin cepat makin bagus. Jakpro sudah jalan, kita prosesnya sudah jalan,” katanya.

Seperti diketahui, perhelatan Piala Dunia U-17 digelar di empat stadion, yakni Jakarta International Stadium (Jakarta), Stadion si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), dan Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya