Berita

Pemimpin oposisi terkemuka Senegal, Ousmane Sonko/Net

Dunia

Mogok Makan, Pemimpin Oposisi Senegal Dilarikan ke Rumah Sakit

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 04:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemimpin oposisi terkemuka Senegal, Ousmane Sonko, yang melakukan mogok makan sejak ditahan pada akhir Juli lalu, telah dilarikan ke rumah sakit pada Minggu (6/8).

Dalam sebuah pernyataan, partai Patriots of Senegal for Work, Ethics and Fraternity (PASTEF), partai pimpinan Sonko yang dibubarkan pihak berwenang pada Sebu (7/8), mengatakan Sonko telah dirawat di ruang gawat darurat di sebuah rumah sakit di ibu kota, Dakar.

"Pihak berwenang harus bertanggung jawab atas kesehatannya," kata juru bicara dan pengacara Sonko, Ciré Clédor L.


Seperti dikutip dari Africa News,  Sonko, yang berusia 49 tahun, memulai mogok makan pada tanggal 30 Juli, hanya dua hari setelah penangkapannya.

Sebagai calon presiden yang diumumkan pada Februari 2024, Sonko telah terlibat dalam pertempuran sengit dengan pihak berwenang sejak 2021, ketika ia terlibat dalam berbagai skandal, salah satunya skandal seksual yang ia klaim sebagai upaya politik untuk meruntuhkan karirnya.

Tuduhan tersebut telah memicu banyaknya aksi protes berdarah yang dilakukan masyarakat Senegal, karena Sonko merupakan sosok pemimpin oposisi yang terkenal di kalangan anak muda,

Aksi tersebut telah menimbulkan ketidakstabilan negara, yang membuat Sonko dijebloskan ke dalam sel atas sejumlah tuduhan, termasuk penyeruan pemberontakan, asosiasi kriminal terkait upaya terorisme, dan merusak keamanan negara.

Kini, kabar sakitnya pemimpin oposisi populer itu dikhawatirkan akan kembali memicu kemarahan masyarakat Senegal.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya