Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman/Net

Politik

Prabowo Ungguli Ganjar 10,4 Persen, Waketum Gerindra: Jangan Bikin Blunder

RABU, 02 AGUSTUS 2023 | 04:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Gerindra menyambut baik hasil survei terbaru LSI-Denny JA terkait elektabilitas bakal capres Prabowo Subianto, yang posisinya mengungguli Ganjar Pranowo hingga 10,4 persen.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, Prabowo meminta seluruh kader untuk tidak berpuas diri dengan capaian survei tersebut. Meskipun, tercatat sudah tiga berturut-turut Prabowo unggul atas bakal capres yang bakal berkontestasi di Pemilu 2024.

“Tentu ini angin segar bagi kami, tetapi kami diwanti-wanti langsung oleh Pak Prabowo, jangan kita tinggi hati, jangan kita puas diri menghadapi hasil survei ini,” kata Habiburokhman kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/8).


Sebab, kata Habiburokhman, survei tersebut masih bersifat fluktuatif hingga menjelang hari pencoblosan capres pada Februari 2024 mendatang. Oleh karenanya, tingginya elektabilitas Prabowo harus tetap dijaga oleh semua kader Gerindra.

“Situasinya sudah baik, kalau kayak sepak bola itu kan kita 45 menit udah menang, 2-0, 3-0 tinggal kita jaga. Jangan bikin blunder, jangan bikin masalah, sehingga bisa kebobolan balik,” pungkasnya.

Elektabilitas bakal capres Partai Gerindra Prabowo Subianto masih unggul telak secara head to head atas bakal capres PDIP Ganjar Pranowo hingga 10,4 persen.

Hal itu terpotret dalam survei terbaru LSI-Denny JA bertajuk “Mengapa Jarak Prabowo dan Ganjar Melebar?” yang dipaparkan pada hari ini, Senin (31/7).

“Kini, di bulan Juli 2023, elektabilitas Prabowo sebesar 52 persen. Elektabilitas Ganjar sebesar 41,6 persen,” ungkap Direktur CPI LSI-Denny JA, Hanggoro Doso Pamungkas dalam keterangannya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya