Berita

Militer Filipina/Net

Dunia

Filipina Tolak Potensi Kerja Sama Militer dengan Taiwan

JUMAT, 28 JULI 2023 | 20:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Secara terang-terangan, Filipina menolak kemungkinan kerja sama militer dengan Taiwan di tengah ketegangan yang meningkat dengan China.

Dalam sebuah acara televisi, Sekretaris Pertahanan Nasional Filipina Gilbert Teodoro mengatakan bahwa kerja sama itu tidak mungkin dilakukan karena negaranya mengadopsi "Prinsip Satu China".

"Itu tidak mungkin terjadi, karena sebenarnya Taiwan adalah bagian dari China," ungkapnya, seperti dikutip dari The Defence Post pada Jumat (28/7).


Lebih dari itu, Manila juga memiliki ketegangan yang sama dengan Beijing di Laut China Selatan. Tetapi militer Filipina menolak untuk bekerja sama dengan Taiwan dalam melawan China.

Negara di Asia Tenggara itu diperkirakan mampu menjadi lokasi militer strategis yang bisa digunakan Taipei untuk menyerang Beijing.

Mempertimbangkan jarak yang dekat antara kedua negara, banyak pengamat militer memandang Filipina bisa menjadi titik suplai bagi militer Taiwan jika terjadi blokade China.

Bahkan pesawat tempur Taiwan juga bisa terbang ke Filipina untuk menghindari serangan rudal dari China.

Mantan pejabat militer Filipina Pro AS, Jenderal Emmanuel Bautista mengakui bahwa negaranya merupakan koridor yang ideal untuk dukungan Washington ke Taipei jika terjadi konflik.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya