Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin: Dukungan Senjata Barat untuk Ukraina Sama Sekali Tidak Membantu

MINGGU, 23 JULI 2023 | 12:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan balasan Ukraina untuk memukul mundur pasukan Ukraina di wilayah Selatan dan Timur, diklaim telah gagal dilakukan.

Hal itu disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidato yang disiarkan televisi dari pertemuan Dewan Keamanan Kremlin, seperti dikutip dari The Defense Post pada Minggu (23/7).

Putin menyebut Ukraina tetap gagal meskipun telah mengerahkan segala kemampuan militer yang mereka dapatkan dari Barat.


"Bagaimana pun, belum ada hasil. Baik sumber pertahanan rezim Kyiv maupun pasokan senjata, tank, artileri, kendaraan lapis baja, dan rudal Barat tidak membantu,” kata Putin.

Nyatanya, kata Putin, pasukan Moskow masih menduduki wilayah selatan dan timur Ukraina.

Awal pekan ini, penasehat Presiden Ukraina mengatakan bahwa serangan balasan akan berlangsung lebih lambat dan sulit.

Dia mendesak sekutu agar mengirim lebih banyak kendaraan lapis baja dan senjata.

Kyiv bulan lalu meluncurkan serangan balasan setelah berhasil mengumpulkan peralatan militer dan senjata canggih dari Barat.

Polandia, salah satu sekutu paling setia Ukraina, telah memberi Kyiv senjata dan menyambut para pengungsi.

Namun hingga kini, Polandia tidak menunjukkan minat untuk mengirim pasukannya untuk membantu Ukraina.

Saat ini, Polandia disinyalir tengah memperkuat pertahanannya di perbatasan dengan Belarusia, terlebih sejak kelompok tentara bayaran Wagner ditempatkan di Minsk untuk melatih pasukan di sana.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya