Berita

Bupati Blitar, Rini Syarifah, meminta para pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing produk mereka agar bisa menembus pasar internasional/Ist

Nusantara

Bupati Blitar Ajak Pelaku UMKM Membranding Produk Agar Bisa Menembus Pasar Internasional

KAMIS, 13 JULI 2023 | 02:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam upaya memperkenalkan potensi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, gencar lakukan program One Village One Product (OVOP).

Bupati Blitar, Rini Syarifah mengatakan, dengan program tersebut pihaknya ingin mengenalkan produk yang dimiliki di setiap desa.

"Kami ingin dengan program tersebut dapat menambah produktivitas dan pendapatan masyarakat desa," katanya saat melakukan kunjungan di Desa Balerejo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Rabu (12/7).


Selain itu, Bupati mengaku bangga dengan salah satu produk di Desa Balerejo yang berhasil menembus pasar luar negeri.

"Saya sangat bangga karena kopi buatan masyarakat Desa Balerejo Kecamatan Wlingi berhasil tembus ke pasar Jepang," ucapnya.

Keberhasilan produk kopi Desa Balerejo yang sukses menembus pasar Jepang itu harus menjadi motivasi bagi pelaku usaha lainnya.

Untuk itu, Rini meminta Kepala Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan seluruh pelaku UMKM agar membranding produknya supaya lebih menarik, sehingga memiliki daya saing di tingkat nasional dan internasional.

Artinya, produk mereka tidak hanya dipasarkan di lokal Kabupaten Blitar ataupun nasional. Tetapi, diharapkan bisa ekspor ke luar negeri.

"Nah, kami meminta kepada Bumdes dan pelaku UMKM agar membranding produknya semenarik mungkin, agar memiliki daya saing di tingkat nasional hingga internasional," tutup Bupati Rini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya