Berita

Anggota Bawaslu RI Puadi/RMOL

Politik

Hingga Tengah Tahun 2023, Bawaslu Proses 471 Perkara Dugaan Pelanggaran Pemilu

SELASA, 11 JULI 2023 | 19:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dugaan pelanggaran dalam tahapan Pemilu 2024, dicatat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) hingga pertengahan tahun ini mencapai 471 perkara.

Anggota Bawaslu RI Puadi menjelaskan, ratusan dugaan pelanggaran tersebut terbagi pada dua kategori.

"Ada sebanyak 144 temuan dan 327 laporan," ujar Puadi kepada wartawan, Selasa (11/7).


Dia menjelaskan, perkara yang masuk kategori temuan Bawaslu dan laporan masyarakat yang masuk, tidak semuanya diregistrasi dan ditindaklanjuti ke pemeriksaan.

"Sebanyak 139 temuan diregistrasi dan 5 temuan tidak diregistrasi. Sementara total laporan diregistrasi 175 dan 152 tidak diregistrasi," sambungnya menuturkan.

Maka dari itu, Puadi menyatakan total dugaan pelanggaran yang diregistrasi sebanyak 314 temuan dan laporan. Namun, beberapa diantaranya sudah berproses dan mendapat hasil.

"(Yang diputus) bukan pelanggaran sebanyak 119, proses penanganan pelanggaran 2," demikian Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu RI itu menambahkan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya