Berita

Sidang paripurna DPR RI terkait pengesahan RUU Kesehatan menjadi Undang-undang/RMOL

Politik

RUU Kesehatan Sah Jadi Undang-undang, PKS-Demokrat Menolak

SELASA, 11 JULI 2023 | 14:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rancangan Undang-undang tentang Kesehatan (RUU Kesehatan) disahkan DPR RI menjadi UU dalam Rapat Paripurna DPR RI, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/7).

RUU ini disetujui oleh enam fraksi, yakni Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PKB, Fraksi PAN, dan Fraksi PPP. Fraksi PKS dan Demokrat menolak disahkannya RUU Kesehatan, sementara Nasdem setuju dengan catatan.

Rapat Paripurna ini juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin.


"Apakah RUU kesehatan dapat disetujui menjadi Undang-undang?" tanya Ketua DPR RI, Puan Maharani kepada 197 anggota dewan yang hadir dalam Rapat Paripurna DPR.

Selain kepada seluruh anggota dewan yang hadir, Puan sebagai pemimpin Paripurna kembali menanyakan sikap enam fraksi yang sebelumnya setuju dengan RUU Kesehatan menjadi UU.

"Jadi Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PKB, Fraksi PAN, dan Fraksi PPP setuju ya?" tanya Puan lagi.

“Setuju,” sahut wakil masing-masing enam fraksi.

Tidak cukup sampai di situ, politisi PDIP ini kembali memastikan dengan pertanyaan ketiga sebagai persetujuan terakhir.

"Kami menanyakan sekali lagi, apakah RUU Kesehatan dapat disahkan menjadi Undang-undang?" tanya Puan mengakhiri.

“Setuju,” tutup anggota dewan menjawab pertanyaan Puan Maharani.

Kemudian, Puan memberikan kesempatan pada Menkes Budi Gunadi Sadikin untuk membacakan pandangan akhir Presiden Joko Widodo terkait RUU Kesehatan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya