Berita

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas/Net

Politik

Penyelenggaraan Haji Banyak Masalah, Menag Yaqut Harus Dievaluasi Total

SELASA, 04 JULI 2023 | 10:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kinerja Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama RI perlu dievaluasi secara total buntut banyaknya masalah dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan, Presiden Joko Widodo tidak bisa hanya diam melihat amburadulnya penyelenggaraan ibadah haji 1444 H. Mulai dari keterlambatan transportasi hingga keluhan menu catering. 

"Menteri Agama harus bertanggung jawab atas kejadian-kejadian ini, harus dievaluasi total,” tegas Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/7).


Menurut Dosen Universitas Al-Azhar Indonesia ini, persoalan seperti ribuan jemaah sempat terlantar hingga keterlambatan distribusi konsumsi makanan dan minuman di saat jemaah kelelahan menjadi catatan serius yang harus dievakuasi ke depannya.

Termasuk, kata dia, soal kekurangan dan kelayakan tenda-tenda tempat istirahat para jemaah akibat manajemen yang amburadul, mutlak harus dievaluasi.  

“Apalagi ada dugaan rekrutmen panitia haji dari ormas tertentu. Ini juga jangan diulangi lagi, ini berbahaya dan menyakitkan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Ujang.

Oleh karena itu, ia meminta pemerintah dan DPR segera mengevaluasi Menag Yaqut secara menyeluruh.

“Perlu dievaluasi, dikritisi secara objektif dan konstruktif agar jabatan yang diembannya itu amanah. Itu yang paling penting,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya