Berita

Kader PKS sedang mengelola hewan kurban/Net

Nusantara

Total 200 Hewan Kurban Dipotong PKS Lampung

MINGGU, 02 JULI 2023 | 14:02 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 200 hewan dikurbankan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Provinsi Lampun pada perayaan Iduladha 1444 Hijriyah. Hewan itu mulai dari sapi, kerbau, hingga kambing.

Kegiatan tersebut digelar untuk turut menyukseskan program nasional Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS menebar 1,8 juta paket kurban Iduladha 1444 H.
?
Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim mengurai bahwa hewan kurban dihimpun dari berbagai kalangan, seperti jajaran pengurus PKS Lampung, tokoh masyarakat, kader dan simpatisan, serta masyarakat yang mempercayakan pelaksanaan ibadah kurbannya kepada PKS. Selanjutnya, hewan kurban dikelola secara baik dan dibagikan kepada masyarakat.


“Sebagian besar pelaksanan kurban juga sudah dilakukan di berbagai kantor wilayah (DPD dan DPC) PKS se-Lampung,” katanya seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Lampung,  Sabtu (1/7).

Mufti melanjutkan, ada yang melakukan penyembelihan hari ini, ada juga di hari Kamis ataupun Jumat. Penyembelihan di kantor PKS Provinsi Lampung digelar hari ini dan langsung dibagikan kepada masyarakat.

Sedikitnya, ada 7 ekor sapi, dengan ukuran 850 kg ke atas hingga satu kuintal lebih yang dipotong di Kantor PKS Lampung.

Program ini merupakan momentum bagi DPP PKS maupun turunan di bawahnya, dapat menghimpun dan diharapkan mencapai target 1,8 juta paket kurban di seluruh Indonesia.

"Untuk Lampung, alhamdulillah ada ribuan paket, InsyaAllah dan mudah-mudahan bentuk pengabdian ini bagi masyarakat. Harapannya PKS mendapatkan kemenangan yang penuh berkah di Pemilu 2024 nanti," ujar Mufti Salim.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya