Berita

Mantan Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, kembali ke naungan Demokrat/RMOLJabar

Politik

Tak Dapat Dukungan, Alasan Mantan Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman Tinggalkan Gerindra dan Kembali ke Demokrat

SELASA, 27 JUNI 2023 | 05:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mantan Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman kembali ke rumah lamanya, Partai Demokrat Kota Bogor. Keputusan itu diambil setelah dirinya merasa tidak mendapat dukungan, baik melalui organisasi sayap partai Gerindra 'Satria Jabar' maupun dari Partai Gerindra Kota Bogor, untuk mengikuti Pileg 2024.

Usmar mengatakan, saat keluar dari Demokrat dan masuk ke Gerindra pada 2018 itu dirinya diminta oleh Ketua DPC Gerindra Kota Bogor sekaligus mantan Sekretaris DPC Gerindra Kota Bogor, Agus Sudrajat (alm).

Kemudian, selama di Gerindra dirinya mengaku turut terlibat memberi kontribusi di pilpres dan pileg. Namun saat maju di Pileg Jabar 2018, dirinya tidak diakomodir oleh partai. Bahkan berkas resmi hasil fit and proper test di Gerindra Jabar "dilenyapkan" oleh oknum yang saat ini duduk di DPRD Jabar.


"Tapi enggak soal dan saya enggak lakukan langkah hukum di partai," ungkap Usmar kepada Kantor Berita RMOLJabar, Senin (26/6).

Setelah hampir lima tahun berjuang bersama Gerindra, Usmar pun merasakan kontribusi yang selama ini dilakukan olehnya sudah cukup, dan meyakini para PAC juga ranting menjadi saksi, termasuk kawan-kawannya di Gerindra akan simpatik kepadanya untuk Pileg 2024.

"Namun apa yang terjadi, pada saat pencalegan (Pileg Jabar) 2024, lewat rekomendasi sayap partai Satria Jabar, tidak ada pembelaan sama sekali. Memang sih menjadi tugas saya berjuang ke pusat, hanya kembali di akhir-akhir yang krusial Jabar dan kota Satria-nya melempem," bebernya.

Merasa tak dapat dukungan, Usmar akhirnya memutuskan untuk kembali ke Partai Demokrat. Dengan kembalinya ke Demokrat, dia merasakan seperti spesialisasi pemenangan pilpres dan pileg.

"Saat dulu sebagai pendiri Demokrat Kota Bogor, saya dan SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) sama-sama dua periode, di mana saya di DPRD dan SBY sebagai Presiden RI," katanya.

Hal itu juga dirasakan olehnya saat berpasangan dengan Bima Arya di Pilwalkot 2014 lalu. Kemudian ketika gabung dengan Gerindra, di mana waktu itu Prabowo berpasangan dengan Sandiaga Uno, dirinya mengaku membawa kemenangan untuk Prabowo di Kota Bogor meski berseberangan dengan Bima Arya.

"Nah, saat ini saya yakin Anies-AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) akan jadi pemenang, maka partai yang awal saya dirikan di Kota Bogor memanggil kembali untuk kemenangan Pileg dan Pilpres di 2024," tandasnya.

Terpisah, Sekretaris DPC Gerindra Kota Bogor, Pepen Firdaus, membenarkan Usmar Hariman telah keluar dari Gerindra. Menurutnya, keluarnya Usmar merupakan hak pribadi, Partai Gerindra tidak memaksakan untuk tetap bertahan.

"Itu kan pilihan dia. DPC Gerindra tidak akan memecat, tapi kalau beliau memilih untuk mengundurkan diri, dipersilakan," kata Pepen saat dikonfirmasi, Senin (26/6).

Namun begitu, pihaknya membantah keluarnya Usmar bukan karena Partai Gerindra menjegal atau menghalang-halangi tujuannya untuk maju pada Pileg Jabar 2024.

"Beliau ini memang bertarung di situ untuk Provinsi Jabar. Ada empat kader yang maju, yaitu Sopian (Ketua DPC Gerindra Kota Bogor), Kang Zae, Bu Eka, dan Pak Usmar. Tapi yang terpilih tiga orang, sementara Usmar tidak terjaring," terangnya.

"Intinya, Partai Gerindra tak bisa melarang atau menghambat seseorang yang memilih tujuan pribadinya," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya