Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jepang Tertarik Langganan Satelit Starlink Milik Elon Musk

MINGGU, 25 JUNI 2023 | 16:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam upaya meningkatkan sistem jaringan komunikasi, Kementerian Pertahanan Jepang tertarik untuk berlangganan layanan internet satelit Starlink yang dioperasikan oleh perusahaan SpaceX milik Elon Musk.

Hal itu diungkap oleh surat kabar Yomiuri dalam sebuah laporan pada Minggu (25/6).

Disebutkan bahwa sebenarnya Kementerian Pertahanan Jepang sudah memiliki akses ke satelit komunikasi di orbit geostasioner. Tetapi, Jepang berniat menggunakan Starlink untuk menambah konstelasi satelit di orbit rendah Bumi.


"Negara-negara di seluruh dunia berupaya membangun ketahanan terhadap risiko gangguan komunikasi atau serangan terhadap satelit jika terjadi konflik," ungkap laporan tersebut.

Sejak Maret lalu, Pasukan Bela Diri Jepang telah menguji Starlink dengan sistem yang dikerahkan di sekitar 10 lokasi.

Teknologi Starlink digunakan Ukraina di medan perang. Sementara Rusia berhenti menggunakan satelit Musk sejak perang meletus Februari tahun lalu. Kendati demikian, Musk Oktober tahun lalu mengaku tidak bisa terus menerus mendanai penggunaan satelit Ukraina.

Sehingga AS bulan ini berjanji melanjutkan kontrak pembayaran satelit Starlink untuk Ukraina.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya