Berita

Puan Maharani/RMOL

Politik

Tafsir Mimpi SBY, Puan: Membangun Bangsa Harus Guyub

SELASA, 20 JUNI 2023 | 11:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mimpi Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), satu gerbong kereta dengan Presiden Joko Widodo dan Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri, mendapat tanggapan dari Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Putri Megawati yang juga Ketua DPR RI itu mengatakan, mimpi SBY bisa jadi suatu pertanda bahwa membangun bangsa dan negara itu harus dilakukan secara bersama-sama.

"Guyub adem ayem, tanpa merasa ada yang tidak diperhatikan," kata Puan, usai memimpin rapat paripurna di Gedung DPR RI, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (20/6).


Menurut Ketua DPP PDI Perjuangan itu, baik SBY, Megawati dan Jokowi, merupakan tokoh bangsa yang pengalamannya sudah tidak perlu diragukan dan menjadi teladan rakyat.

Bukan hal yang tidak mungkin, kata dia, SBY dan Megawati Soekarnoputri bisa saling bertemu. Pertemuan kedua senior bangsa itu tentu diharapkan banyak pihak.

"Tidak ada kata tidak (mungkin). Semua itu masih ada harapan. Jangan pernah putus asa, semua pasti ada harapan dan kita tentu saja berharap, pada waktunya nanti semuanya bisa berkumpul, guyub," pungkas Puan.

Seperti diberitakan sebelumnya, SBY yang berlatar belakang ABRI namun memiliki jiwa seni itu membagikan "mimpinya" kepada warganet melalui 4 bagian cuitan, Senin (19/5) kemarin.

Meski mimpi masih menjadi misteri dalam dunia ilmu pengetahuan, namun sebagian masyarakat masih mempercayai mimpi memiliki makna.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya