Berita

Salah seorang peserta aksi cap jempol darah Partai Demokrat membubuhkan tanda tangan sebagai perlawanan terhadap KSP Moeldoko/RMOL

Politik

Ratusan Relawan dan Simpatisan Demokrat Bubuhkan Cap Jempol Darah sebagai Perlawanan PK KSP Moeldoko

JUMAT, 16 JUNI 2023 | 16:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Suasana kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di Jalan Proklamasi No 41, Jakarta Pusat, Jumat (16/5), ramai oleh kehadiran relawan hingga simpatisan. Mereka punya tujuan sama: membubuhkan cap jempol darah dan tanda tangan.

Aksi ini merupakan bentuk perlawanan atas upaya peninjauan kembali (PK) dari Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko.

Begitu masuk kantor DPP, ratusan relawan dan simpatisan mengantre untuk membubuhkan cap jempol darah dan tanda tangan.


Mereka membubuhkan cap jempol darah itu di kain putih yang telah disediakan oleh pihak DPP.

Tak hanya itu, bentuk penolakan terhadap upaya "pembegalan" Demokrat oleh Moeldoko juga terlihat dari sejumlah spanduk yang terpampang di sekitar kantor DPP.

Di antaranya bertuliskan "Lawan KSP Moeldoko Bapak Begal Partai!".

Selain cap jempol darah dan tanda tangan, kegiatan ini juga diisi orasi dari sejumlah tokoh politik. Salah satunya Ketua DPC Demokrat Jakarta Pusat, Taufiqurrahman.

Turut hadir sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat. Antara lain Sekretaris Eksekutif DPP Partai Demokrat Sigit Raditya dan Kepala BPJK DPP Partai Demokrat Umar Arsal.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya