Berita

Jurubicara AAFS, Levenia Nababan/RMOL

Hukum

Korban Dugaan Pelecehan Verbal oleh Anggota DPR Tutup Ruang Mediasi

RABU, 14 JUNI 2023 | 11:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pelapor dugaan pelecehan seksual verbal inisial AAFS memenuhi panggilan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk melakukan klarifikasi.

Jurubicara AAFS, Levenia Nababan mengatakan, pihaknya saat ini telah menyiapkan syarat-syarat formil hingga bukti-bukti yang cukup untuk AAFS menjalani sidang di MKD.

“Untuk saat ini pelapor sedang jalani sidang. Kira-kira mungkin dalam waktu 1 jam baru selesai persidangannya,” ujar Levenia kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/6).


Setelah AAFS menjalani sidang, terlapor Anggota DPR RI Fraksi Nasdem Sugeng Suparwoto pun akan menjalani sidang.  

“Nanti sesi lainnya kalau mungkin jam 12.00 WIB baru terlapor datang. Jadi, belum pertemukan pelapor dan terlapor,” kata dia.

Setelah mengklarifikasi ke MKD, Levenia menyebut AAFS akan memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk melakukan klarifikasi atas laporannya.

Adapun, mengenai kemungkinan akan media kedua belah pihak dalam hal ini AAFS dan Sugeng Suparwoto, Levenia menyebut bahwa pihaknya belum mengarah pada perdamaian.

“Proses hukum dan proses etika saat ini kan sedang berjalan. Jadi kalau misalnya untuk mediasi sepertinya sampai saat ini belum ada approach dari terlapor. Jadi kita jalani saja dulu,” demikian Levenia.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya