Berita

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono/Net

Politik

Masuk Radar Bacawapres Ganjar Pranowo, Menteri PUPR Basuki Menolak

RABU, 07 JUNI 2023 | 22:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Namanya masuk radar bakal calon wakil presiden (Bacawapres) PDI Perjuangan mendampingi Ganjar Pranowo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menanggapi santai.

Basuki menilai tawaran itu sebatas apresiasi terhadap kinerjanya selama dua periode di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya ini birokrat, jadi saya juga mau 70 tahun. Tahun depan, saya enggak ngerti itu. Itu merupakan apresiasi,” kata Basuki, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/6).


Basuki juga mengaku tidak ada komunikasi perihal dirinya masuk dalam radar bakal cawapres PDIP. “Enggak ada komunikasi sama sekali,” katanya.

Lebih lanjut, Basuki menolak jika dia ditawari sebagai bacawapres untuk mendampingi Gubernur Jawa Tengah itu pada Pilpres 2024 nanti.

“Saya lebih baik ambil (tawaran) yang lain,” pungkasnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono masuk dalam bursa bakal cawapres PDIP untuk mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.  

"Nama-nama yang disampaikan mbak Puan kemarin betul. Bahkan, muncul juga nama Pak Basuki Menteri PUPR," ungkap Hasto di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Rabu (7/6).

Politikus asal Yogyakarta itu menyebut, masuknya nama Basuki antara lain karena kinerjanya dalam hal pembangunan infrastruktur selama dua periode membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya