Berita

Dua kereta api bertabrakan di Odesha India pada Jumat malam, 2 Juni 2023/Net

Dunia

Korban Tewas Tabrakan Kereta di India Bertambah, Hampir Mencapai 300 Orang

SABTU, 03 JUNI 2023 | 14:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korban akibat tabrakan dua kereta di Odisha, India, terus bertambah. Terbaru, Reuters melaporkan korban tewas mencapai 288 dan lebih dari 850 orang terluka.

Seorang pejabat pemerintah mengatakan, ini merupakan kecelakaan paling mematikan dalam lebih dari dua dekade.

Penyelamatan masih terus berlangsung. Sudhanshu Sarangi, direktur jenderal Dinas Pemadam Kebakaran Odisha, mengatakan, kecelakaan ini begitu mencekam dengan kerusakan parah, banyaknya korban, dan banyaknya luka serius.


Peristiwa  bermula saat satu kereta penumpang diperkirakan tergelincir sebelum ditabrak oleh yang lain di jalur yang berdekatan pada Jumat malam. Indian Railways mengatakan dua kereta yang bertabrakan itu adalah Coromandel Express dan Howrah Superfast Express.

Penduduk desa di lokasi kejadian adalah penyelamat yang  paling perftama datang. Mereka bahu membahu membantu apa yang bisa mereka lakukan, meskipun banyak di antaranya yang tak kuasa melihat tubuh yang terkoyak dan darah di mana-mana.

Perusahaan bus lokal juga membantu mengangkut penumpang yang terluka.

India memiliki salah satu jaringan kereta api terbesar di dunia dengan jutaan penumpang yang menggunakannya setiap hari, tetapi banyak infrastruktur kereta api yang perlu diperbaiki.

Tahun 1981, kecelakaan maut kereta api yang penuh sesak di negara bagian Bihar, India, telah menewaskan 800 orang.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya