Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kelompok Bersenjata ADF Bunuh Belasan Warga Sipil di Kongo Timur

RABU, 31 MEI 2023 | 16:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan kelompok ekstremis bersenjata Allied Democratic Forces (ADF) kembali menewaskan sejumlah warga sipil di Provinsi Kivu Utara, Kongo Timur.

Gubernur Kivu Sabiti Njiamoja mencatat 17 kematian yang terjadi di daerah Bambuba-kisiki di wilayah Beni dalam sepekan terakhir.

"Kami mengubur 10 jenazah pada akhir pekan lalu. Para korban adalah warga sipil yang dibunuh oleh ADF di Kainana. Kemudian Tujuh lainnya ditemukan awal pekan ini," jelas Njiamoja, seperti dikutip dari Associated Press pada Rabu (31/5).


ADF merupakan kelompok jihadis yang disinyalir memiliki relasi dengan ISIS. Menurut data PBB, sejak April lalu sedikitnya 370 warga sipil dan beberapa ratus orang telah diculik, termasuk anak-anak.

Kelompok itu juga semakin besar dan memperluas wilayah operasinya ke Goma dan provinsi tetangga Ituri.

Ketidakamanan akibat serangan pemberontak telah mengakibatkan hampir 6 juta orang mengungsi di Kongo dengan lebih dari 450.000 mengungsi di provinsi Kivu utara.

Ratusan ribu warga juga menghadapi kerawanan pangan yang ekstrem dan infeksi penyakit.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya