Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali/Net

Politik

Nasdem Dukung Kejagung Bongkar Kasus BTS Kominfo, Jangan Berhenti 5 Tersangka

SENIN, 29 MEI 2023 | 04:39 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Nasdem mendukung penuh upaya Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam membongkar kasus korupsi pembangunan menara stasiun pemancar atau base transceiver station (BTS) Kominfo Bakti. Sekalipun kasus ini telah menjerat Sekjen DPP Partai Nasdem, Johnny G. Plate.

"Nasdem secara kelembagaan mendukung apapun langkah-langkah yang diambil oleh kejaksaan untuk membuat kasus terang,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali kepada wartawan, Minggu (28/5).

Ali berharap, pihak yang dijerat dalam kasus korupsi BTS tidak berhenti hanya pada Johnny Plate dan empat orang tersangka lainnya. Menurutnya, korporasi yang terlibat menjalankan proyek juga harus dijerat. Bagi Ahmad Ali, publik harus curiga para korporasi terlibat. Sebab, uang sudah dikucurkan tetapi belum ada bangunannya.


"Rasanya sulit untuk kemudian publik tidak akan mengatakan ini ada motif lain kalau kemudian kerugian negara Rp 8 triliun lebih tidak terungkap secara terang benderang," jelas Ali.

Dalam pandangan Ali, Kejagung bertugas membuat kasus terang benderang. Dengan demikian, tidak ada fitnah kepada partainya. Sebab, saat ini Partai Nasdem seperti diopinikan menerima aliran dana Rp 8 triliun karena tersangka korupsi BTS adalah Sekjen Nasdem.

"Dan bahkan Anies Baswedan. Kita mau membantah tuduhan-tuduhan itu," pungkas Ali.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya