Berita

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio/Net

Politik

Jokowi Nggak Usah Cawe-cawe, Cukup Selesaikan Janji Lalu Ditulis Baik dalam Sejarah

KAMIS, 25 MEI 2023 | 15:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo tidak boleh ikut campur dalam urusan Pilpres 2024. Sebagai presiden yang masih menjabat, Jokowi cukup menuntaskan semua janji kampanye yang pernah diucap saat kampanye.

Begitu tegas pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/5).

Presiden Jokowi, sambungnya, tidak perlu berpikir untuk terus berada di singgasananya, termasuk tidak perlu ikut mendorong siapa orang dekat yang harus memimpin selanjutnya.


“Namanya presiden kalau sudah tidak jadi presiden ya jadi rakyat. Dan tidak bisa terus berkuasa,” kata Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/5).

Daripada sibuk mengurus capres, Hensat menyarankan Jokowi untuk fokus pada janji kampanye. Termasuk, menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang baik untuk Indonesia.

“Jadi menurut saya, presiden itu enggak usah cawe-cawe urusan capres-capresan. Diurus aja ini pembangunan, diselesaikan janji-janjinya gitu,” katanya.

“Nanti kalau dia selesai, tinggal dielu-elukan rakyat, ditulis sejarah bagus,” demikian Hensat.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya