Berita

Polisi Jerman saat membawa pergi aktivis iklim dari Letzte Generation karena menempelkan dirinya di jalan Berlin, pada 16 Mei 2023/CNN

Global

Banyak Aduan Kriminal, Aktivis Iklim Jerman Diciduk Polisi

KAMIS, 25 MEI 2023 | 09:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Polisi Jerman meluncurkan serangan nasional terhadap kelompok aktivis iklim Letzte Generation (Generasi Terakhir), atas banyaknya pengaduan kriminal dari masyarakat.

"Sebanyak 15 properti di tujuh negara bagian Jerman telah digeledah sebagai bagian dari penggerebekan yang dilakukan Kantor Polisi Kriminal Negara Bagian Bavaria (LKA) dan Kantor Kejaksaan Umum Munich," kata pihak berwenang.

Berdasarkan laporan dari Kantor Kejaksaan Negara Bagian Munich, pada Rabu (24/5), operasi tersebut diluncurkan karena organisasi itu diduga telah membentuk atau mendukung organisasi kriminal dengan penggalangan dana sejak 2022.


Seperti dimuat CNN, Letzte Generation mengumpulkan dana sekitar 1,5 juta dolar (Rp 22 miliar), yang sebagian besar diduga dialirkan untuk membiayai kelompok kriminal di negaranya untuk membuat ulah di Jerman.

Menurut laporan LKA, anggota organisasi iklim itu dikabarkan berusaha menyabotase pipa minyak Trieste-Ingolstadt pada April 2022.

Selain itu, mereka juga telah memblokir jalan di beberapa wilayah Jerman selama sekitar satu tahun terakhir dengan menidurkan diri mereka di jalan, sebagai bentuk protesnya.

Kini sekitar tujuh orang sedang diselidiki lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Meski organisasi perlindungan iklim itu mengklaim bahwa aksinya tidak menggunakan kekerasan, akan tetapi, aksi itu disebut telah mengganggu kenyamanan masyarakat.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya