Berita

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, menyambangi kediaman Din Syamsuddin di Jakarta/RMOL

Politik

Soal Capres 2024, Presiden PKS Pilih Realistis Ketimbang Ego

RABU, 24 MEI 2023 | 10:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Keadilan Sejahtera lebih memilih realistis ketimbang mengedepankan ego terkait sosok yang diusung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, mengaku tidak mudah untuk memunculkan tokoh internal partai sebagai calon presiden.

Demikian sedikit curhatan Ahmad Syaikhu saat bersilaturahmi ke kediaman mantan Ketum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, di Jalan Margasatwa, Jakarta Selatan, Selasa (23/5).

Syaikhu mengaku harus realistis agar dapat menang saat bertarung pada Pilpres 2024 nanti.


"Awalnya, kita juga menyadari, sebagaimana amanat Munas itu, perlu ada tokoh internal yang dimunculkan. Kita juga realistis bahwa apa yang kita usung ini bukan hanya sekedar ego, tapi kita ingin bahwa apa yang kita usung, berpeluang menang besar," tutur Syaikhu di hadapan Din Syamsuddin.

Syaikhu menambahkan, PKS pun sudah legowo tidak ada kader internal yang diusung menjadi capres pada 2024.

"Jadi, dengan itu ya kami harus punya kelegowoan. Kalau kader kami di internal belum sampai bisa diterima masif oleh masyarakat," tandasnya.

Merespons hal tersebut, Din Syamsuddin melontarkan candaan. Bahwa PKS memiliki seorang "presiden" dalam artian ketua umum, namun belum bisa mencalonkan diri sebagai presiden yang sesungguhnya.

"Dari presiden ke presiden ternyata enggak (ada) ya," timpalnya sambil tertawa.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya