Berita

Anggota DPR RI fraksi PDIP, Masinton Pasaribu/RMOL

Politik

Agar Proyek IKN Tak Bebani APBN, Pemerintah Harus Lebih Inovatif

SELASA, 23 MEI 2023 | 13:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemerintah diminta untuk melakukan inovasi dalam membiayai pembangunan Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak lagi terbebani untuk proyek IKN.

Pandangan ini disampaikan oleh Fraksi PDI Perjuangan DPR DPR RI yang dibacakan Anggota DPR RI, Masinton Pasaribu, dalam rapat paripurna penyampaian Pandangan Fraksi atas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM dan PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2024 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (23/5).

"Pembangunan IKN dilaksanakan dengan memperhatikan tahapan rencana induk dan mengoptimalkan ruang fiskal yang tersedia, serta memperluas peluang inovasi pembiayaan selain APBN," kata Masinton.


Pernyataan tersebut bisa diartikan bahwa IKN dapat dibiayai oleh pemodal atau kerja sama dengan lintas kementerian serta lembaga.

Adapun kebijakan belanja negara pada 2024 akan fokus pada pembangunan infrastruktur di IKN dan pelaksanaan pesta demokrasi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, kebijakan belanja negara pada 2024 diarahkan untuk memastikan pencapaian sasaran dan target prioritas nasional. Termasuk penuntasan Proyek Prioritas Strategis dan/atau Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Antara lain pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas, pembangunan IKN, dan mendukung pelaksanaan Pemilu tahun 2024,” ujar Sri Mulyani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/5).

Sejauh ini, total dana yang digunakan APBN untuk IKN sudah mencapai Rp 29 triliun. Terdiri dari APBN 2022 sebesar Rp 5,1 triliun dan APBN 2023 sebesar Rp 23,9 triliun.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya