Berita

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin/Net

Dunia

China Boikot Pertemuan G20 di Kashmir

SABTU, 20 MEI 2023 | 18:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Senada dengan Pakistan, China memilih untuk tidak mengikuti pertemuan G20 yang akan digelar India di wilayah Jammu dan Kashmir yang disengketakan.

Melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin, China dengan tegas menolak keputusan Presidensi G20 India dan mengatakan tidak akan ambil bagian dalam pertemuan tersebut.

"China dengan tegas menentang mengadakan segala bentuk pertemuan G20 di wilayah yang disengketakan. Kami tidak akan menghadiri pertemuan seperti itu," ujarnya pada Jumat (19/5), seperti dimuat Bloomberg.


Jelang pertemuan puncak pimpinan KTT G20 September 2023, Presidensi India menggelar serangkaian pertemuan di seluruh negeri, termasuk di wilayah Srinagar, Jammu dan Kashmir.

Pemerintah India mengumumkan akan mengadakan pertemuan kelompok kerja pariwisata di daerah tersebut dari 22 hingga 24 Mei mendatang.

Menanggapi rencana tersebut, Pakistan menentang keras keputusan India karena memiliki klaim atas wilayah Jammu dan Kashmir.

Bahkan, awal pekan ini, Pakistan mengatakan tidak akan terlibat secara bilateral dengan India sampai pemerintahnya meninjau kembali keputusan untuk mencabut otonomi Kashmir.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya