Berita

Mantan Wapres RI, Jusuf Kalla di kanal YouTube Tribunnews/Repro

Politik

Jusuf Kalla: Anies Baswedan Sosok Paling Mendekati Kriteria Presiden

MINGGU, 14 MEI 2023 | 19:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan dianggap sebagai sosok yang paling mendekati kriteria sebagai presiden.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) dalam video wawancara yang diunggah di kanal YouTube Tribunnews berjudul "[Wawancara Eksklusif] Jusuf Kalla: Anies Baswedan Paling Memenuhi Kriteria Sebagai Presiden" yang diunggah pada Sabtu (13/5).

JK mengatakan, dirinya memilih seseorang bukan hanya karena kedekatan, melainkan memilih berdasarkan kriteria, yaitu punya leadership yang kuat, punya pengalaman, punya kecerdasan, dan punya track record baik.


"Kalau negara besar ini tanpa diurus oleh orang tidak berpengalaman, untuk jadi walikota boleh lah, tapi kalau ngurus negeri dengan penduduk 270 (juta orang), yang luas wilayahnya tanpa pengalaman kepemerintahan, wah susah," ujar JK seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (14/5).

JK pun menceritakan ketika Pilpres 2014 lalu ketika Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memintanya untuk mendampingi Joko Widodo. Menurut JK, dirinya diminta untuk mendampingi Jokowi karena dianggap berpengalaman di pemerintahan.

"Nah dari kriteria-kriteria itu, menurut saya yang paling mendekati Anies," kata JK.

Mengingat kata JK, Anies telah memiliki pengalaman, yakni pernah menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), dan menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Malah kalau Pak Jokowi hanya dua tahun jadi gubernur, menteri tidak pernah. Karena itu ya saya dampingi (saat Pilpres 2014) untuk lebih efektif," pungkas JK.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya