Berita

Jurnalis Afghanistan/Net

Dunia

Rezim Taliban Makin Mencekik Kebebasan Pers di Afghanistan

JUMAT, 05 MEI 2023 | 07:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kekerasan terhadap jurnalis di Afghanistan semakin memburuk setiap harinya sejak Taliban menguasai pemerintahan pada Agustus 2021 lalu.

Studi dari Pusat Jurnalis Afghanistan (AFJC) mencatat, kasus kekerasan terhadap jurnalis telah meningkat sebanyak 64 kasus dibandingkan tahun sebelumnya, seperti dimuat Khaama Press, Jumat (5/5).

Sebagian besar insiden kekerasan tersebut merupakan ancaman dan penangkapan yang dilakukan oleh lembaga pemerintahan Taliban.


Hingga saat ini, kekerasan jurnalis membuat satu orang meninggal dunia, 21 orang terluka, enam orang dilecehkan secara fisik, 115 orang diancam, dan 70 orang ditahan. Dua jurnalis, Murtaza Behbudi dan Khairullah Parhar dilaporkan masih berada dalam tahanan Taliban.

AFJC menyebut, lingkungan media di bawah rezim Taliban juga lebih tidak menguntungkan jurnalis dibandingkan pemerintahan sebelumnya yang digulingkan.

Sekitar setengah dari 600 media Afghanistan berhenti beroperasi karena kesulitan keuangan dan pembatasan yang diberlakukan oleh rezim yang berkuasa. Jurnalis juga kerap mengeluhkan kurangnya akses informasi yang mengakibatkan liputan tidak tepat waktu.

Pembatasan yang terus meningkat terhadap media di Afghanistan juga menuai kecaman luas secara global dengan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan Komite Perlindungan Wartawan (CPJ).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya