Berita

Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, saat mendampingi Presiden Joko Widodo untuk mengecek ketersedian pangan/Ist

Politik

Ikut Dukung Ganjar, PPP Kini di Bawah Ketiak Jokowi?

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 08:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dukungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kepada Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden 2024, diduga bagian dari kendali Presiden Joko Widodo terhadap partai politik (parpol) berlambang Kakbah ini.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza menganalisis, sikap PPP untuk Pilpres 2024 tersebut muncul ketika Ganjar resmi diumumkan PDI Perjuangan sebagai capres.

Terlebih, deklarasi Ganjar oleh PDIP dihadiri langsung Presiden Jokowi, yang rela berangkat dari Solo ke Istana Batutulis, Bogor, Jawa Barat, pada H-1 Idulfitri, Jumat (21/4).


"Langkah cepat ini semakin menegaskan PPP dapat dianggap di bawah kendali Jokowi," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (28/4).

Efriza juga melihat tanda-tanda lainnya yang menunjukkan PPP kini berada di bawah ketiak Presiden ketujuh RI itu.

Salah satu tanda yang paling nyata, menurut dosen Ilmu Pemerintah Universitas Sutomo ini, adalah soal kisruh internal PPP yang akhirnya selesai di tangan Jokowi.

"Setelah (PPP) diselamatkan dan sekaligus diajukan Mardiono yang bagian dari Wantimpres sebagai Plt Ketua Umum PPP," urainya.

Maka dari itu, Efriza menyimpulkan, dukungan PPP kepada Ganjar pada 2024 adalah bagian dari kendali Jokowi, yang sedari awal sudah membekingi PPP untuk tetap eksis di perpolitikan Indonesia.

"Ia (PPP) kini memiliki kedekatan erat dengan Presiden Jokowi," demikian Efriza. 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya