Berita

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) berangkatkan sembilan PMI ke Jerman/Ist

Politik

BP2MI Berangkatkan 9 PMI Program G to G ke Jerman

SELASA, 18 APRIL 2023 | 00:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali dilakukan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) ke luar negeri. Berlangsung di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, BP2MI memberangkatkan 9 PMI ke Jerman dalam program G to G untuk sektor kesehatan.

"Jerman menjadi idol untuk skema G to G karena memiliki UU ketenagakerjaan yang berpihak kepada negara asing dan tentu gajinya sangat tinggi," kata Kepala BP2MI, Benny Rhamdani di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (17/4).

Ia menuturkan, pemberangkatan pekerja ke luar negeri banyak menjadi impian bagi generasi muda. Karena menurutnya, setiap warga memiliki hak untuk hidup lebih layak, salah satunya dengan merantau ke luar negeri.


"Sesuai UUD 1945 Pasal 27, setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang layak. Itu hak, tugas negara adalah memfasilitasi negara kepada rakyat," lanjut Waketum Partai Hanura ini.

Bekerja di luar negeri tentu menjadi kebanggan tersendiri bagi warga yang berangkat. Apalagi, mereka selama ini adalah pahlawan devisa untuk kas negara.

"Kita tidak menginginkan ada pihak yang menghinakan PMI, bahkan sampai memandang remeh. Sebagai aparatur negara, kita harus  hadir melayani PMI," tutup Benny.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya