Berita

Ujang Komarudin/Net

Politik

Ujang Komarudin: PDIP Sedang Kudeta Sipil kepada Jokowi

MINGGU, 16 APRIL 2023 | 13:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sikap inkonsisten kader PDI Perjuangan soal kehadiran Israel ke Indonesia dianggap pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin, sebagai kudeta partai banteng terhadap Presiden Joko Widodo.

Penilaian itu didasari dukungan Gubernur Bali, I Wayan Koster, terhadap kontestan dari Israel pada ajang ANOC World Beach Games 2023 yang diselenggarakan di Bali.

Di sisi lain, Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pernah menolak keras kehadiran Tim U-20 Israel di Piala Dunia U-20, hingga berujung pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah.


"Saya melihat ini bentuk kudeta sipil dari PDIP kepada Jokowi. Karena, sebagai partai pengusung Jokowi, katakanlah sebagai petugas partai, mestinya kan mendukung kebijakan pemerintah. Apalagi PDIP pendukung pemerintah. Karena itu, mestinya mendukung apa yang dilakukan presiden," kata Ujang, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (16/4).

Dia juga memandang PDIP bukan sedang menguji atau tes ombak di akhir kepemimpinan Joko Widodo, tetapi sedang melawan presiden dua periode itu.

"Saya melihatnya bukan ngetes, karena bagaimanapun Jokowi sudah dua periode, kepemimpinannya juga sudah mau selesai. Saya melihatnya PDIP tengah melakukan perlawanan kepada Jokowi," katanya.

"Terhadap kebijakan-kebijakan Jokowi, khususnya penyelenggaraan U-20, di mana ada tim Israel di dalamnya," tutup Ujang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya