Berita

Para pengunjuk rasa berkumpul di depan Masjid Baitul Mukarram, Dhaka untuk menggelar aksi demonstrasi yang mengecam kekejaman Israel, pada Jumat, 14 April 2023/Middle East

Dunia

Peringati Hari Al Quds, Ribuan Demonstran di Bangladesh Ajak Umat Islam Boikot Produk Israel

SABTU, 15 APRIL 2023 | 14:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ribuan masyarakat Bangladesh mengecam kejahatan yang dilakukan Israel dalam serangan yang baru-baru ini terus diluncurkan terhadap rakyat Palestina, khususnya ketika mereka sedang beribadah.

Dalam aksi demonstrasi besar-besaran yang diadakan di Dhaka, para pengunjuk rasa berbondong-bondong menyerukan aksi solidaritasnya untuk bangsa Palestina dalam peringatan Hari Al Quds Internasional.

“Kami terkejut dengan agresi Israel yang diabaikan oleh PBB dan badan global lainnya,” kata Sekretaris Jenderal Partai Islami Andolan Bangladesh, Hafez Maulana Yunus Ahmad, dalam orasinya pada Jumat (14/4), menyoroti badan internasional yang dianggap diam atas serangan itu.


Ia bersama ribuan masyarakat Dhaka lainnya membawa spanduk dan meneriakkan slogan-slogan yang menentang kejahatan yang dilakukan Israel.

Dalam aksi tersebut, para demonstran mendesak pemerintah Bangladesh untuk mengadopsi resolusi di Parlemen Nasional negara itu terhadap serangan Israel di Masjid Al-Aqsa, dan mengajak seluruh umat Islam untuk memboikot seluruh produk dari negara itu.

“Adalah kewajiban moral dan agama kami untuk berdiri dengan berani melawan Israel dan mengangkat suara kami untuk melindungi saudara dan saudari Muslim Palestina kami yang tidak bersalah,” kata seorang pengunjuk rasa,  Nasir Uddin.

Selain Bangladesh, banyak negara lain yang juga memperingati hari Al Quds Internasional, seperti Indonesia, Pakistan, Iran, dan yang lainnya, sebagai aksi solidaritas yang ditujukan setiap Jumat terakhir di bulan Ramadhan untuk mendukung kemerdekaan bangsa Palestina dari penjajahan Israel.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya