Berita

Presiden Swiss, Alain Berset selama konferensi pers bersama rekannya, Presiden Felix Tshisekedi di Kinshasa pada Kamis, 13 April 2023/Net

Dunia

Jelang Pimpin DK PBB, Presiden Swiss Janji Perjuangkan Hak Korban Kekerasan di Republik Kongo

JUMAT, 14 APRIL 2023 | 12:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jelang Kepemimpinan Swiss di Dewan Keamanan PBB pada Mei 2023 mendatang, Presiden Alain Berset menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan hak dan keadilan bagi korban kekerasan di wilayah Republik Demokratik Kongo.

Ia mengutarakan janjinya selama kunjungan ke wilayah yang telah dilanda kekerasan dan serangan bersenjata selama berpuluh-puluh tahun.

"Kami ingin fokus pada mereka yang menjadi korban pertama ketidakamanan," KATA Berset, selama konferensi pers bersama rekannya, Presiden Felix Tshisekedi, seperti dikutip dari African News pada Jumat (14/4).


Berset menjelaskan bahwa Swiss akan menggunakan pendekatan perdamaian dan menjunjung tinggi netralitas.

Oleh sebab itu, presidensi Swiss di DK PBB nanti akan membantu Republik Kongo dalam mendorong proses perdamaian, mediasi dan dialog bersama pihak-pihak berkonflik.

Selama kunjungannya, Berset sempat bertandang ke kamp pengungsi di Goma, ibu kota provinsi Kivu Utara, tempat pemberontakan M23 yang menyebabkan ratusan ribu orang mengungsi sejak akhir 2021.

Di Bukavu, di provinsi tetangga Kivu Selatan, dia juga bertemu dengan seorang dokter terkenal dan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Denis Mukwege.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya