Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI, Jusuf Kalla/RMOL

Politik

Pesan dari JK: KPK Agar Berlaku Adil

KAMIS, 13 APRIL 2023 | 15:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pesan khusus kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI, Jusuf Kalla, dalam konteks kinerja pemberantasan korupsi, mengingat belakangan lembaga antirasuah diterpa isu disintegritas oleh pihak luar.

Hal itu disampaikan Jusuf Kalla dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman KPK dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI), tentang Kerjasama dalam Upaya Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, di Kantor Pusat DMI, di Jalan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (13/4).

“Pesan ke KPK, agar KPK berlaku adil. Karena sekarang ada satu isu masyarakat, KPK berlaku tidak adil, sehingga diperiksa oleh pengawasnya,” singgung Jusuf Kalla saat memberikan sambutan.


Menurut pemilik akronim JK ini, dia menyayangkan apabila KPK tidak bisa menjaga integritasnya sebagai lembaga satu-satunya yang menegakkan perilaku antirasuah.

“Kalau KPK diperiksa pengawasnya, maka lembaga apa lagi yang terbebas dari kepentingan. Dan bebas dari kepentingan politik,” tambahnya mengharap.

Dalam konteks kerjasama dengan KPK, Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI ini menyampaikan apresiasinya. Namun, ia mengimbau agar sikap antikorupsi tetap bisa dibangun tanpa harus ada kegiatan seremonial penandatanganan kerjasama antarlembaga.

“Terima kasih atas kerjasama ini. Tapi tanpa kerjasama pun kita wajib agar negeri ini tidak digerogoti,” demikian Jusuf Kalla menambahkan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya