Berita

Aparat di lokasi kejadian peledakan kafe di St. Petersburg yang tewaskan bloger terkenal Vladlen Tatarsky/Net

Global

Polisi Rusia Tangkap Tersangka Peledakan Kafe yang Tewaskan Blogger pro-Perang Vladlen Tatarsky

SELASA, 04 APRIL 2023 | 06:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang wanita telah ditangkap sehubungan dengan ledakan kafe di St. Petersburg yang menewaskan blogger pro-perang Vladlen Tatarsky.

The Guardian melaporkan pada Senin (3/4), bahwa polisi Rusia telah mengidentifikasi seorang wanita bernama Darya Trepova sebagai tersangka. Dia ditangkap di sebuah apartemen di St Petersburg setelah penggeledahan pada Senin pagi. Pihak berwenang mengatakan dia adalah pendukung pemimpin oposisi Alexei Navalny yang dipenjara.

Komite Antiterorisme Nasional Rusia mengklaim serangan yang terjadi pada Minggu malam itu direncanakan oleh dinas khusus Ukraina dengan keterlibatan agen dari mereka yang telah bekerja sama dengan yayasan Dana Anti-Korupsi Navalny.


Vladlen Tatarsky (40 tahun) dengan ribuan pengikut di akun Telegram, tewas akibat ledakan bom saat ia mengadakan diskusi dengan komentator pro-perang lainnya di sebuah kafe di tepi Sungai Neva di jantung bersejarah St Petersburg.

Tatarsky, yang bernama asli Maxim Fomin, sedang bertemu anggota masyarakat ketika seorang wanita memberinya sebuah kotak hadiah berisi patung, yang tak lama kemudian meledak menghancurkan seluruh kafe.

Seorang saksi mengatakan, Trepova beberapa kali mengajukan pertanyaan dan bertukar komentar dengan Tatarsky selama diskusi. Menurut saksi bernama Alisa Smotrova, Trepova mengatakan bahwa dia telah membuat patung yang menyerupai blogger tersebut, tetapi penjaga memintanya untuk meninggalkannya di pintu, karena curiga itu adalah bom.

Kemudian Trepova dan Tatarsky bercanda dan tertawa selama diskusi. Pada akhirnya, Trepova pergi ke pintu, meraih patung itu dan menyerahkannya kepada Tatarsky.

Penyelenggara mengatakan mereka telah mengambil tindakan pencegahan keamanan tetapi pada akhirnya mengakui bahwa tindakan mereka ternyata "terbukti tidak cukup".

Tryopova sebelumnya telah ditahan karena ikut serta dalam demonstrasi anti-perang, menurut laporan beberapa media Rusia.

Tatarsky adalah salah satu blogger militer paling berpengaruh di negara itu. Dia pendukung invasi Rusia di Ukraina tetapi juga muncul sebagai salah satu pengkritik paling keras terhadap kementerian pertahanan Rusia selama setahun terakhir karena ketidakmampuannya mencapai keuntungan militer di Ukraina.

Tatarsky memiliki hubungan dekat dengan para petinggi Rusia dan sering bepergian dengan pasukan Rusia di garis depan.

Tatarsky mendapat sanksi dari Ukraina karena pandangan ekstremis dan keterlibatannya dalam konflik, dan dilarang memasuki negara itu selama 10 tahun.

Semua aset miliknya yang ditemukan di Ukraina juga disita.

Namun Tatarsky terus mempromosikan pandangan dan keyakinannya melalui blog dan saluran media sosialnya meskipun ada sanksi tersebut.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya