Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berpotensi alami penurunan elektabilitas/Net

Politik

Dianggap Biang Keladi Kegagalan Indonesia Gelar Piala Dunia U-20, Elektabilitas Ganjar Bisa Terjun Bebas

KAMIS, 30 MARET 2023 | 10:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mimpi Indonesia untuk berlaga dan menjadi tuan rumah dalam ajang Piala Dunia U-20 terkubur sudah. FIFA resmi membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 yang digelar tahun ini.

Dalam keterangan resminya, FIFA tidak menyebut faktor penolakan kehadiran Tim Israel sebagai penyebab pencoretan tersebut. Sekalipun banyak pihak yang menghubungkan pencoretan ini sebagai buntut dari sikap Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menolak kehadiran Israel dalam turnamen tersebut.

Melalui laman resminya, FIFA justru menyinggung tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Oktober 2022. Tragedi tersebut telah membuat 135 orang kehilangan nyawa.


Meskipun begitu, publik kadung memberikan sentimen negatif terhadap Ganjar dan Koster yang merupakan kader PDIP sebagai biang keladi batalnya Indonesia menghelat ajang sepak bola kelas dunia ini.

Dalam pandangan Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, hal ini menjadi dilema bagi Ganjar dan PDIP. Sentimen negatif ini bisa membuat elektabilitas Ganjar dan PDIP terjun bebas.

"Ini akan berpengaruh signifikan (terhadap) penurunan elektabilitas Ganjar terutama dari kelompok milenial yang gemar sepak bola, juga penurunan suara dari pemilu nonideologis. Sementara pemilih ideologis terutama pemilih Islam juga sulit diperoleh," kata Andi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (30/3).

Lalu bagaimana potensi suara PDIP dalam Pemilu Legislatif 2024?

Andi memprediksi kegagalan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 akan berimbas juga pada penurunan suara PDIP dari kantong pemilih milenial dan pemilih tradisional yang berasal dari pencinta sepak bola.

"Sebagai efek dari penolakan Bali dan Jateng yang diidentifikasi sebagai kader PDIP atas kehadiran Israel dalam drawing piala dunia U-20," demikian Andi Yusran.

Sejauh ini tuan rumah baru pengganti Indonesia belum diumumkan oleh FIFA, meski tanggal turnamen tidak berubah. Sementara sanksi untuk PSSI akan diputuskan FIFA pada tahap selanjutnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya